Analisa Penurunan Konsolidasi Dengan Metode Preloading Kombinasi Pvd Pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Balikpapan – Samarinda Sta 47+300

  • Kukuh Prihatin Politeknik Negeri Samarinda
  • Raudah Ahmad Politeknik Negeri Samarinda
  • Bilal Alhuda Politeknik Negeri Samarinda
Abstract views: 230 , PDF downloads: 253
Keywords: soft soil, preloading method, prefabricated vertical drain (PVD), geotextile, Geoslope

Abstract

Jalan tol Balikpapan – Samarinda merupakan jalan tol pertama di Pulau Kalimantan yang memiliki panjang ruas jalan 99,02 kilometer. Proyek pembangunan jalan tol Balikpapan – Samarinda terbagi menjadi lima seksi. Pada salah satu seksi, yaitu seksi 2.2 yang terletak di Desa Batuah Kecamatan Loa Janan ditemui permasalahan tanah dasar yang umumnya terdiri dari lapisan tanah lunak, tanah ini memiliki daya dukung rendah dan penurunan yang besar jika diberi beban. Studi penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar dan  waktu penurunan konsolidasi metode preloading kombinasi Prefabricated Vertical Drain (PVD) serta untuk mengetahui angka keamanan timbunan dengan perkuatan geotekstil menggunakan program Geoslope. Dari hasil perhitungan diperoleh beban rencana 2,79 t/m2, tinggi timbunan preloading 1,70 m dan tinggi timbunan rencana 11,70 m. Besar penurunan konsolidasi adalah 0,325 m dengan waktu penurunan 7,91 tahun. Kedalaman PVD direncanakan sepanjang 8,50 m. Lama waktu penurunan tanah dengan kombinasi PVD adalah 60 hari, pemasangan PVD yang paling efisien adalah pola segitiga dengan jarak 1,60 m, analisis stabilitas timbunan dengan perkuatan geotekstil diperoleh angka keamanan stabilitas internal 2,21 > 1,5 (aman), stabilitas terhadap pondasi 2,53 > 1,5 (aman), Stabilitas menyeluruh dengan program GeoSlope 1,385 > 1,3 (aman), kuat tarik geotekstil yang dibutuhkan adalah 1502,7 KN/m dan kuat tarik geotekstil yang digunakan adalah 1600 KN/m.

Author Biographies

Raudah Ahmad, Politeknik Negeri Samarinda

Jurusan Teknik Sipil

Bilal Alhuda, Politeknik Negeri Samarinda

Jurusan Teknik Sipil

References

Badan Standarisasi Nasional., (2017), SNI 8460:2017. Persyaratan Perancangan Geoteknik. Badan Standarisasi Nasional: Jakarta.

Bowles, J. E., (1997), Foundation Analysis And Design, Fifth Edition. Singapore: McGraw-Hill Companies.

Chasanah, U., (2012), Analisis Stabilitas Lereng Dengan Perkuatan Geotekstil Menggunakan Program Geoslope. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Craig, R. F., (1989), Mekanika Tanah, Edisi Keempat (Soepandji, B. S., Penerjemah). Jakarta: Erlangga.

Das, B. M., (1995), Mekanika Tanah : Prinsip – Prinsip Rekayasa Geoteknis Jilid 1 (Noor Endah & Indrasurya, B.M., Penerjemah). Jakarta: Erlangga.

Hardiyatmo, H.C., (2002), Mekanika Tanah I, Edisi Ketiga. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hardiyatmo, H.C., (2002), Mekanika Tanah II, Edisi Ketiga. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hardiyatmo, H.C., (2008), Geosintetik Untuk Rekayasa Jalan Raya, Edisi Pertama. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hardiyatmo, H.C., (2013), Geosintetik Untuk Rekayasa Jalan Raya, Edisi Kedua. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Kuswanda, W.P., (2016), Perbaikan Tanah Lempung Lunak Metoda Preloading Pada Pembangunan Infrastruktur Transportasi Di Pulau Kalimantan. Prosiding Seminar nasional Geoteknik 2016, PS S1 Teknik Sipil Unlam, Banjarmasin: 1 Oktober 2016. Hal: 5

Pusat Litbang Prasarana Transportasi. (2001), Panduan Geoteknik 4 Desain Dan Kontruksi: Jakarta.

Published
2023-04-02