STRATEGI PENGEMBANGAN RUMAH SUSUN MENENGAH DI KELURAHAN BELAWAN BAHARI DENGAN PENDEKATAN BIOPHILIC DESAIN

Authors

  • Muhammad Hafiz Ramadhan Universitas Medan Area
  • Yunita Syafitri Rambe Universitas Medan Area
  • Aulia Muflih Nasution Universitas Medan Area

DOI:

https://doi.org/10.46964/jkdpia.v14i1.1680

Keywords:

Biophilic Design ; Rumah Susun ; Menengah kebawah ; Perancangan Hunian

Abstract

Pada saat ini keterbatasan lahan menjadi masalah yang berdampak dengan pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat. Dengan peningkatan jumlah penduduk di Indonesia yang meningkat 1-2% setiap tahunnya, menjadikan permasalahan pemenuhan kebutuhan akan rumah tinggal bagi masyarakat. Terjadinya kemiskinan ekstrem di Belawan Bahari karena tidak lancarnya aktivitas Belawan Bahari, dapat dilihat dari kumuh dan kotornya lingkungan tersebut yang tidak sehat. Hasil survei yang dilakukan, kondisi Masyarakat pada kawasan Belawan Bahari terdapat rumah-rumah yang memprihatinkan tidak layak pakai, banjir atau air tergenang dan dikelilingi sampah-sampah yang berserakan.  Hal ini berdampak pada masalah kesehatan masyarakat di kampung tersebut. Tujuan penelitian untuk memenuhi ruang yang terbentuk dari kebutuhan masyarakat sebagai bentuk bangunan vertikal. Selain itu membentuk ruang yang memperhatikan lingkungan dan kesehatan dengan memperhatikan faktor alam sebagai pola terbentuk ruang. Metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan survey dan wawancara serta analisis. Penelitian juga memperhatikan manusia dengan alam yang dikenal dengan biophilic. Peneliti dibantu dengan software Autocad dan Sketchup sebagai pembentuk ruang dalam penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk kenyamanan warga diperlukan pendekatan biophilic design karena melibatkan proses yang menawarkan strategi desain yang berkelanjutan, dengan menggabungkan serta menghubungkan kembali orang-orang dengan lingkungan alam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (n.d.). https://www.bps.go.id/
Bekkering, J. (2022). Biophilic design in architecture and its contributions to health , well-being , and sustainability : A critical review. 11. https://doi.org/10.1016/j.foar.2021.07.006
bpjw. (2023). Integrasikan Konsep Penanganan Kawasan Belawan Bahari. https://bpiw.pu.go.id/article/detail/integrasikan-konsep-penanganan-kawasan-belawan-bahari
Budiani, I. T., Rambe, Y. S., & Moerni, S. Y. (2024). Characteristics of community readiness in the slum area on the edge of the Sulang Saling channel , Medan Denai District regarding relocation plans to flats in Medan City. 379–392. https://doi.org/10.30822/arteks.v9i3.3354
Downton, P., Jones, D., Zeunert, J., & Roös, P. (2017). Biophilic Design Applications : Putting Theory and Patterns into Built Environment Practice. February. https://doi.org/10.18502/keg.v2i2.596
Heath, O. ; V. J. : E. G. (2018). Creating Positive Spaces Using Biophilic Design. Interface, 56 T4-USING BIOPHILIC DESIGN T5-An accessibl. https://globalwellnessinstitute.org/wp-content/uploads/2018/12/biophilicdesignguide-en.pdf
Medan, P. K. (2023). Tidak Hanya Melebihi Malioboro, Penataan Kota Lama Kesawan Berdampak Peningkatan Ekonomi & Budaya. https://portal.pemkomedan.go.id/berita/tidak-hanya-melebihi-malioboro-penataan-kota-lama-kesawan-berdampak-peningkatan-ekonomi-budaya__read2751.html
Pangarso, F. X. B. (2017). Desain Lingkungan-binaan (“ built-environment ”) di Indonesia dalam menghadapi fenomena perkembangan teknologi di awal abad XXI. Universitas Katolik Parahyangan, November, 0–16.
Pemko. (2023). Progres Penataan kawasan Medan Belawan Bahari Capai 9,1 Persen, Warga Bersyukur Lingkungannya Ditata Bagus. https://portal.medan.go.id/berita/progres-penataan-kawasan-medan-belawan-bahari-capai-91-persen-warga-bersyukur-lingkungannya-ditata-bagus__read3656.html
Rambe, Y. S., & Nasution, A. M. (2023). Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman melalui Penyusunan Rencana Pembangunan Perumahan dan Permukiman. 4(1), 388–398.
Sari, K. A. L. H., Pradana, A. H., & Wigati, T. P. L. (2023). Direct and Indirect Experience of Nature Pada Kajian Bangunan Kafe Di Malang. Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan Dan Lingkungan, 12(2), 155. https://doi.org/10.22441/vitruvian.2023.v12i2.005
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi (mixed methods). Alfabeta.
Winandari, M. I. R., Iskandar, J., Gandarum, D. N., & Handjajanti, S. (2020). Percontohan Ruang Komunal Di Rumah Susun Tambora, Jakarta Barat. JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera, 1, 1–13. https://doi.org/10.25105/juara.v1i1.5909

Downloads

Published

2026-07-12

How to Cite

Ramadhan, M. H., Rambe, Y. S., & Nasution, A. M. . (2026). STRATEGI PENGEMBANGAN RUMAH SUSUN MENENGAH DI KELURAHAN BELAWAN BAHARI DENGAN PENDEKATAN BIOPHILIC DESAIN . Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri Dan Arsitektur, 14(1), 81–93. https://doi.org/10.46964/jkdpia.v14i1.1680