FLEKSIBILITAS DESAIN : STUDI PERILAKU DALAM PENGALAMAN RUANG PERPUSTAKAAN

STUDI KASUS : PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MUHAMMADIYAH MAKASSAR

Authors

  • Ahmad Ibrahim Rahmani Universitas Islam Negeri Alauddin
  • Siti Sri Handayani Universitas Islam Negeri Alauddin
  • Raihan Taufiq Universitas Islam Negeri Alauddin
  • Noorheslin Syahwani Universitas Islam Negeri Alauddin

DOI:

https://doi.org/10.46964/jkdpia.v14i1.1703

Keywords:

flexibilitas desain, perilaku ruang, perpustakaan

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana fleksibilitas desain arsitektur dapat membentuk pola perilaku pengguna dalam ruang perpustakaan universitas. Dengan menggunakan studi kasus Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Makassar, dilakukan pendekatan kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan pemetaan perilaku ruang. Hasil menunjukkan bahwa intervensi desain seperti pelebaran koridor, relokasi area duduk dari jalur sirkulasi utama, kontrol akses masuk, penyusunan ulang rak buku, dan penambahan pembatas antar meja mampu menciptakan ruang yang lebih adaptif dan kondusif. Perubahan tersebut menghasilkan peningkatan aksesibilitas, efisiensi penggunaan ruang, privasi, dan kenyamanan pengguna. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa fleksibilitas desain bukan hanya terkait dengan aspek fungsionalitas bangunan, tetapi juga berperan penting dalam membentuk perilaku ruang yang produktif dan tertib. Implikasi dari temuan ini sangat relevan bagi perancang dan pengelola fasilitas pendidikan tinggi dalam menciptakan ruang belajar yang dinamis, inklusif, dan berorientasi pada pengalaman pengguna..

Downloads

Download data is not yet available.

References

• Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50, 179–211. https://doi.org/10.1080/10410236.2018.1493416
• Altman, I. (1975). The environment and social behavior: Privacy, personal space, territory, and crowding. Brooks/Cole.
• Applegate, R. (2009). The library is for studying: Student preferences for study space. The Journal of Academic Librarianship, 35(4), 341–346.
• Bennett, S. (2007). Designing for uncertainty: Three approaches. Journal of Academic Librarianship, 33(2), 165–179.
• Bennett, S. (2009). Learning commons: Evolution and collaborative essentials. Library Quarterly, 79(1), 1–20.
• Bunyamin, N., Supriyati Sardiyarso, E., & Tundono, S. (2021). Perilaku mahasiswa dalam memanfaatkan ruang kelas, kantin dan perpustakaan pada kampus Universitas Trilogi Jakarta Selatan. In Prosiding Seminar Intelektual Muda #5, Inovasi Keberlanjutan Lingkungan Binaan Melalui Riset Dan Karya Desain (pp. 86–91). https://somanymany.wordpress.com/2014/05/08/des
• Cui, Y., Liao, H., & Ahn, Y. (2025). A scientometric analysis of learning space design research: Trends and emerging topics. Sustainability, 17(6), 2480.
• Dovey, K. (2008). Framing places: Mediating power in built form. Routledge.
• Handayani, M. F., & Suprayetno. (2019). Kajian perilaku pengguna pada perpustakaan perguruan tinggi. JAUR: Journal of Architecture and Urbanism Research, 3(1), 18–26. https://doi.org/10.31289/jaur.v3i1.2904
• Haryadi, & Setiawan, B. (2010). Arsitektur, lingkungan dan perilaku: Pengantar ke teori, metodologi dan aplikasi. Gadjah Mada University Press.
• Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (5th ed.). Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan.
• Karomah, D. M. (2021). Faktor penyebab rendahnya minat peserta didik dalam mengimplementasikan perpustakaan digital (Studi kasus: MAN 1 Blitar). LibTech: Library and Information Science Journal, 1(2). Maulana Malik Ibrahim State Islamic University. https://doi.org/10.18860/libtech.v1i2.13096
• Khairunnisa, R., & Lissimia, F. (2024). Kajian konsep arsitektur perilaku pada bangunan fasilitas penyandang berkebutuhan khusus studi kasus: SLB Negeri 2 Jakarta. PURWARUPA Jurnal Arsitektur, 8(1), 1. https://doi.org/10.24853/purwarupa.8.1.1-10
• Lippincott, J. K. (2010). Information commons: Meeting millennials’ needs. Journal of Library Administration, 50(1), 27–37.
• Mahmoud, A. R., ElSayed, A., & Hammad, A. (2024). Design for disassembly and flexibility in library architecture: A structural approach. Frontiers in Built Environment, 10, 1376759.
• Nizar, F., & Sasmito, A. (2021). Pengaruh setting ruang terhadap perilaku pengguna dengan pendekatan behavioral mapping. Merdeka Indonesia Journal International, 1(1), 21–33.
• O’Neill, B. (2016). User preferences in academic library design. College & Research Libraries, 77(1), 60–79.
• Peng, J., Wang, Y., & Zhang, L. (2022). Environmental factors influencing students’ library use behavior: Evidence from Chinese universities. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(16), 10395.
• Purwanto, N., Budiyanto, & Suhermin. (2022). Theory of planned behavior: Implementasi perilaku electronic word of mouth pada konsumen marketplace. Literasi Nusantara Abadi.
• Satya, I. G. N. N. I. P., Hartawan, I. P., & Gunawarman, A. A. G. R. (2022). Penerapan pendekatan arsitektur perilaku dalam children care center di Kabupaten Badung, Bali. UNDAGI: Jurnal Ilmiah Arsitektur Universitas Warmadewa, 10(1), 188–197. https://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/undagi/article/view/5160/3829
• Sommer, R. (1969). Personal space: The behavioral basis of design. Prentice-Hall.
• Steelcase. (2018). Library reimagined: Inspiring and supporting learning for a lifetime. Steelcase Inc.
• Treadwell, S. (2017). Learning spaces redefined: Flexible design and student behavior. Learning Environments Research, 20(3), 325–341.

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Rahmani, A. I., Handayani, S. S. ., Taufiq, R. ., & Syahwani, N. . (2026). FLEKSIBILITAS DESAIN : STUDI PERILAKU DALAM PENGALAMAN RUANG PERPUSTAKAAN : STUDI KASUS : PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MUHAMMADIYAH MAKASSAR . Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri Dan Arsitektur, 14(1), 1–11. https://doi.org/10.46964/jkdpia.v14i1.1703